Rabu malam, Presiden AS Joe Biden menandatangani RUU yang sangat ditunggu-tunggu yang memungkinkan Departemen Keuangan AS untuk melarang atau membatasi investasi AS tertentu di entitas China, per Reuters.
Tiga sektor teknologi utama yang disebutkan dalam perintah eksekutif tersebut adalah semikonduktor dan mikroelektronika, teknologi informasi kuantum, dan sistem Kecerdasan Buatan (AI) tertentu.
Berita itu juga mengutip Presiden AS Biden yang mengumumkan keadaan darurat nasional untuk menangani negara-negara seperti China "dalam teknologi dan produk sensitif yang penting bagi militer, intelijen, pengawasan, atau kemampuan yang mendukung dunia maya."
Perlu dicatat bahwa RUU itu diedit untuk melunakkan pembatasan bagi perusahaan teknologi China berdasarkan pendapatan. Bloomberg sebelumnya mengeluarkan berita yang menyarankan kesulitan hanya untuk perusahaan China yang mendapatkan lebih dari 50% pendapatan dari sektor termasuk komputasi kuantum dan kecerdasan buatan (AI) untuk dimasukkan dalam daftar.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
