GBP/USD diperdagangkan lebih rendah di sekitar 1,2710 didukung Penjualan Ritel Inggris yang lebih lemah.
Penjualan Ritel Inggris menunjukkan penurunan baik secara bulanan maupun tahunan.
Dolar AS (USD) mundur ditengah membaiknya data AS; menyebabkan rasa kehati-hatian di pasar.
GBP/USD menghentikan kenaikan beruntun tiga hari, saat ini melayang di sekitar 1,2720 di sesi Asia pada hari Jumat. Pasangan GBP/USD mengalami tekanan ke bawah yang disebabkan oleh data belanja konsumen yang lebih lemah dari Inggris Raya (UK).
Data yang dirilis pada hari Jumat mengungkapkan penurunan Penjualan Ritel Inggris (MoM) menjadi -1,2% dari sebelumnya 0,6%, jauh di bawah perkiraan -0,5% untuk bulan Juli. Selain itu, angka tahun-ke-tahun menunjukkan kontraksi -3,2%, dibandingkan sebelumnya -1,6% dan kurang dari yang diproyeksikan -2,1%. Selain itu, Penjualan Ritel bulanan tidak termasuk Bahan Bakar mengalami penurunan menjadi -1,4%, jauh di bawah konsensus -0,7% dan sebelumnya 0,7%. Tingkat tahunan juga menurun menjadi -3,4% dibandingkan dengan -2,2% yang diharapkan pada bulan Juli dan pembacaan sebelumnya -1,6%.
Penghindaran risiko yang meningkat, ditambah dengan imbal hasil Treasury Amerika Serikat (AS) yang kuat dan kesulitan ekonomi yang terus-menerus di Tiongkok, memberikan tekanan ke bawah pada pasangan GBP/USD. Faktor-faktor ini dapat berkontribusi untuk memperkuat kekuatan Greenback dan berpotensi memengaruhi arah keseluruhan pasangan Cable.
Pedagang GBP/USD dapat mengadopsi sikap yang lebih hati-hati setelah rilis angka inflasi Inggris yang lebih baik dari yang diantisipasi pada hari Rabu. Lonjakan data ini telah mendorong pergerakan naik pasangan ini, berpotensi memperkuat kekhawatiran tentang kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Bank of England (BoE) dalam pertemuan September mendatang.
Indeks Dolar AS (DXY) menelusuri kembali kenaikan yang dicapai selama tiga sesi perdagangan terakhir. DXY, yang mengukur kinerja Greenback terhadap enam mata uang utama, bergerak di sekitar 103,40. Kemunduran Dolar AS (USD) terjadi di tengah membaiknya data AS, yang mengarah ke rasa kehati-hatian di pasar karena mencari sinyal lebih lanjut tentang skenario inflasi.
Seperti yang dikatakan, Klaim Pengangguran Awal (11 Agustus) turun menjadi 239 ribu dari sebelumnya 250 ribu, lebih baik dari pembacaan yang diproyeksikan sebesar 240 ribu. Selain itu, Survei Manufaktur Fed Philadelphia untuk Agustus menunjukkan peningkatan, dengan kenaikan menjadi 12 dari sebelumnya -13,5, melebihi perkiraan -10.
Pada minggu mendatang, investor kemungkinan besar akan mencermati rilis data ekonomi AS, khususnya terkait indikator Penjualan Rumah dan Manufaktur dengan IMP Komposit S&P Global/CIPS Inggris dan Keyakinan Konsumen GfK untuk bulan Agustus. Kumpulan data ini dapat memberikan wawasan dan perspektif tentang sektor keuangan dan ekonomi di kedua negara, membantu membentuk strategi potensial untuk memasang taruhan baru pada pasangan GBP/USD.
Selain itu, Simposium Jackson Hole selama minggu mendatang, yang diadakan setiap tahun, akan menjadi tempat menarik yang signifikan. Acara ini akan mempertemukan para gubernur bank sentral, pakar kebijakan, dan akademisi untuk memeriksa perkiraan ekonomi global secara menyeluruh, dengan penekanan khusus pada penanganan lingkungan inflasi saat ini.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
