NZD/USD naik 0,17% meskipun masih ada kekhawatiran atas kesehatan ekonomi China dan penurunan suku bunga PboC.
Ekuitas AS menunjukkan optimisme dengan pendapatan NVIDIA di cakrawala, sementara Greenback turun 0,10%.
Teknikal menyarankan NZD/USD tetap bearish, dengan potensi untuk menguji ulang terendah YTD; namun, merebut kembali level 0,6000 dapat mengubah momentum.
Dolar Selandia Baru (NZD) menghentikan penurunan delapan hari terhadap Dolar AS (USD), di tengah dorongan risk-on, setelah bank sentral Tiongkok memangkas suku bunga Loan Prime Rate (LPR) 1 tahun yang bertujuan untuk menstimulasi perekonomiannya. Oleh karena itu, NZD/USD diperdagangkan pada 0,5930, di atas harga pembukaannya sebesar 0,17%.
Dolar Selandia Baru menemukan jeda saat bank sentral China bergerak untuk merangsang ekonominya, dengan fokus pada peristiwa-peristiwa penting yang akan datang
Ekuitas AS diperdagangkan di zona hijau karena NVIDIA merilis laporan pendapatannya pada hari Rabu. Meskipun kesengsaraan ekonomi Tiongkok masih terus menghantui pikiran para pedagang, NZD/USD pulih setelah turun ke level terendah baru sepanjang tahun ini (YTD) di 0,5896. Imbal hasil obligasi Treasury AS naik sementara Greenback melemah 0,10%, seperti yang digambarkan oleh Indeks Dolar AS (DXY), di 103,322.
Perkembangan sepanjang sesi Asia hari Senin membebani Antipodean setelah Bank Rakyat Tiongkok (PboC) memangkas suku bunga Loan Prime Rate 1 tahun dari 3,55% menjadi 3,45%, mengecewakan para analis. Seperti dilansir Bloomberg, pejabat PboC dan regulator pemerintah mengatakan kepada para pemimpin untuk meningkatkan pinjaman guna mendukung pemulihan.
Karena mata uang antipodean dipandang sebagai proxy terhadap Yuan Tiongkok (CNY), mata uang ini anjlok setelah berita utama PboC terlihat di layar investor. Namun, kurangnya data ekonomi yang berarti akan membuat para pedagang terhanyut dalam sentimen dan dinamika Dolar AS, sehingga para pedagang bersiap menyambut pidato Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell di Jackson Hole pada hari Jumat.
Kalender perekonomian Selandia Baru akan menampilkan Penjualan Ritel Kuartal 2, yang diperkirakan beragam, dengan angka triwulanan menghilang, berlawanan dengan peningkatan dari tahun ke tahun. Di AS, agendanya akan menampilkan pembicara Fed, data perumahan, IMP Global S&P, Pesanan Barang Tahan Lama, klaim pengangguran, dan pidato Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell pada hari Jumat
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
