EUR/USD turun 0,43%, mencapai terendah bulanan 1,0832, dengan perhatian tertuju pada Moving Average 200 hari.
Indeks Dolar AS (DXY) naik 0,26% menjadi 103,591 karena imbal hasil obligasi Treasury AS mendukung greenback.
Agenda ekonomi Zona Euro yang ringan menjaga EUR/USD tetap stabil; Rilis IMP Global S&P menunggu petunjuk arah.
EUR/USD kehilangan daya tarik dan mencatat penurunan sebesar 0,43% pada hari Selasa, mencetak terendah bulanan baru di 1,0832 dan bersiap untuk melanjutkan penurunannya menuju Moving Average (DMA) 200-hari di 1,0795. Namun, pembeli EUR/USD yang terlambat masuk ke pasar dan mengangkat pasangan ini, yang diperdagangkan pada 1,0848 setelah mencapai tertinggi harian di 1,0930.
Saham AS Tidak Pasti; Data Richmond Fed dan Laporan Penjualan Rumah NAR Mempengaruhi Sentimen Pasar
Saham-saham AS goyah di tengah rapuhnya sentimen para pedagang saat mereka bersiap menyambut pidato Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell di Simposium Jackson Hole. Imbal hasil obligasi Treasury AS mendukung greenback, dengan Treasury 3 bulan, dua, dan 5 tahun membukukan kenaikan dalam kisaran 0,28% - 0,78%. Akibatnya, dolar naik, seperti yang digambarkan oleh Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai dolar terhadap enam mata uang, naik 0,26%, di 103,591.
Dari segi data, National Association of Realtors (NAR) merilis data yang menunjukkan penurunan Penjualan Rumah Saat Ini sebesar -2,2% untuk bulan Juli. Namun, angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar -3,3%. Kepala Ekonom NAR Lawrence Yun mengaitkan penurunan ini dengan faktor-faktor seperti terbatasnya “ketersediaan inventaris” dan meningkatnya “tingkat hipotek”, menurut laporan tersebut.
Richmond Fed mengungkapkan Indeks Manufaktur untuk bulan Agustus, yang anjlok -7 seperti yang diharapkan pada bulan Agustus, meskipun Indeks Jasa melebihi estimasi kontraksi -4, yaitu sebesar 4.
Dalam pernyataan baru-baru ini oleh Presiden Fed Richmond Thomas Barkin, dia menekankan bahwa perubahan imbal hasil tidak menunjukkan pengetatan pasar yang “tidak pantas”. Sebaliknya, ia memandang hal ini sebagai reaksi terhadap data ekonomi yang kuat. Barkin lebih lanjut menyatakan bahwa jika inflasi tetap berada pada tingkat tinggi dan perekonomian terus menunjukkan tanda-tanda penguatan, hal ini akan memperkuat argumen untuk melakukan langkah-langkah pengetatan tambahan.
Di AS, data ekonomi Zona Euro (UE) yang sepi membuat pasangan EUR/USD diperdagangkan dalam level-level yang familiar tetapi akan menguji support dinamis berikutnya di DMA-200. Pada hari Rabu, rilis IMP Global S&P dapat menentukan arah EUR/YSD. Di AS, kalender ekonomi akan menampilkan pembicara Fed, IMP Global S&P, Pesanan Barang Tahan Lama, dan Penjualan Rumah Baru.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
