FILIPINA: INFLASI TAK TERDUGA KEMBALI DI AGUSTUS – UOB

avatar
· 閱讀量 276



 Ekonom Senior Julia Goh dan Ekonom Loke Siew Ting di UOB Group menilai publikasi terbaru angka inflasi di Filipina.

 Poin Penting
 Inflasi utama Filipina kembali lebih tinggi ke 5,3% y/y di bulan Agustus setelah menurun selama enam bulan berturut-turut menjadi 4,7% y/y di bulan Juli. Angka tersebut bertentangan dengan ekspektasi kami akan perlambatan ke 4,6% dan konsensus Bloomberg mengenai tingkat inflasi yang stabil di 4,7  %.  Dampak buruk ini terutama disebabkan oleh melonjaknya harga pangan dan bahan bakar menyusul efek sementara dari dua topan super (Egay dan Falcon) yang melanda negara tersebut bulan lalu.  Barang-barang terkait rekreasi, olah raga & budaya yang lebih mahal serta jasa pendidikan menengah juga berkontribusi terhadap percepatan inflasi umum pada bulan Agustus.

 Kondisi baru seperti terjadinya topan super, peningkatan harga minyak global di atas USD90/bbl, dan munculnya guncangan pasokan makanan pokok telah menyebabkan perubahan signifikan pada lintasan inflasi jangka pendek.  Hal ini ditambah dengan masih adanya kekhawatiran mengenai kenaikan tarif transportasi tambahan, penyesuaian upah minimum yang lebih tinggi dari perkiraan di wilayah lain, dan kemungkinan dampak lanjutan dari tarif tol yang lebih tinggi terhadap harga barang-barang pertanian utama di daerah.  Oleh karena itu, kami merevisi perkiraan inflasi setahun penuh kembali ke proyeksi awal yang dibuat pada bulan Februari, sebesar 6,0% untuk tahun 2023 (dari sebelumnya 5,3%, perkiraan BSP: 5,6%, 2022: 5,8%) dan 3,5% untuk tahun 2024 (dari 2,5%  sebelumnya, perkiraan BSP: 3,3%).  Revisi ke atas ini juga mendorong kembali ekspektasi kami sebelumnya mengenai inflasi yang kembali ke kisaran target menengah BSP sebesar 2,0%-4,0% pada 1Q24 dari 4Q23.

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 1

暫無評論,立馬搶沙發

  • tradingContest