China Tahan Suku Bunga Acuan di Rekor Terendah

avatar
· 閱讀量 2,489


China Tahan Suku Bunga Acuan di Rekor Terendah


Investing.com - People’s Bank of China mempertahankan loan prime rate (LPR) acuan tidak berubah di dekat rekor terendah pada hari Senin (20/11), saat terus menjaga keseimbangan antara mendorong pemulihan ekonomi dan mencegah pelemahan lanjutan yuan.


PBOC mempertahankan LPR satu tahun sebesar 3,45%, sementara LPR lima tahun, yang digunakan untuk menentukan suku bunga hipotek, tidak berubah sebesar 4,20%. Kedua suku bunga tersebut berada pada posisi terendah dalam sejarah, setelah tiga kali pemotongan selama setahun terakhir.


LPR ditentukan oleh PBOC berdasarkan pertimbangan dari 18 bank komersial yang ditunjuk, dan digunakan sebagai patokan untuk suku bunga di negara ini.


Bank sentral China diperkirakan akan mempertahankan LPR tidak berubah, mengingat bahwa bank sentral tidak melakukan perubahan pada suku bunga pinjaman jangka menengah minggu lalu. Namun PBOC menyuntikkan sekitar 92 miliar yuan ke dalam perekonomian pada hari Senin.


PBOC juga telah menyuntikkan sekitar 600 miliar yuan likuiditas ke dalam perekonomian minggu lalu, menyusul serangkaian data yang lemah untuk bulan Oktober.


Ekonomi China terus sulit sepanjang bulan Oktober. Pasalnya, ekspor turun, aktivitas manufaktur melambat dan negara ini sekali lagi tergelincir ke dalam disinflasi.


PBOC telah mempertahankan laju suntikan likuiditasnya untuk membantu mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun investor kini telah menyerukan lebih banyak pemotongan untuk LPR, mengingat bahwa suntikan likuiditas telah memberikan dukungan yang terbatas pada perekonomian.


Suku bunga pinjaman yang lebih rendah juga diharapkan dapat membantu mendukung sektor properti yang tertekan, yang sedang menghadapi penurunan permintaan yang parah, sementara beberapa pemain utama juga menghadapi potensi gagal bayar hutang. Pasar properti menyumbang seperempat dari perekonomian China, dan telah menghadapi tantangan yang semakin besar selama tiga tahun terakhir.


Namun PBOC tetap menolak untuk memangkas suku bunga lebih lanjut, mengingat ketidaknyamanan Beijing yang semakin meningkat dengan pelemahan yuan baru-baru ini. Mata uang ini tenggelam ke level terendah dalam lebih dari satu tahun, menghadapi tekanan yang semakin meningkat dari suku bunga AS yang tinggi.

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0
暫無留言。 來發表第一則觀點吧。

  • tradingContest