EUR/USD melanjutkan penurunan karena Dolar AS menguat setelah Ketua Fed Powell memundurkan ekspektasi penurunan suku bunga di bulan Maret.
Euro menghadapi tantangan meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga ECB pada bulan Juni setelah data inflasi Jerman lebih rendah dari perkiraan.
Inflasi Zona Euro dan data IMP Manufaktur ISM AS dapat memicu pergerakan pasangan ini selanjutnya.
Pasangan EUR/USD terus melemah untuk hari kedua berturut-turut, meregang lebih rendah hingga mendekati 1,0790 selama sesi Eropa pada hari Kamis. Dolar AS (USD) mendapat dukungan naik terhadap Euro (EUR), dipicu oleh penolakan Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell terhadap penurunan suku bunga pada pertemuan bulan Maret mendatang. Komentar Powell juga mendukung imbal hasil Treasury AS.
Euro menghadapi kesulitan menyusul data awal Indeks Harga Konsumen (CPI) Jerman yang lebih lemah yang dirilis pada hari Rabu. Hal ini meningkatkan ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa (ECB) pada bulan Juni. Namun, pada awal minggu ini, Wakil Presiden ECB Luis de Guindos mengindikasikan bahwa ECB akan mempertimbangkan penurunan suku bunga hanya jika ada keyakinan bahwa inflasi sejalan dengan target bank sentral sebesar 2%.
Indeks Harga Konsumen (CPI) Jerman untuk bulan Januari menunjukkan peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 2,9%, lebih rendah dari perkiraan sebesar 3,3% dari angka bulan Desember sebesar 3,7%. Sementara itu, inflasi konsumen bulanan sesuai ekspektasi, naik menjadi 0,2% dari angka sebelumnya sebesar 0,1%. Indeks Harmonisasi Harga Konsumen YoY meningkat 3,1%, lebih rendah dibandingkan sebelumnya sebesar 3,8%. Laporan inflasi untuk seluruh Zona Euro dijadwalkan dirilis pada pukul 10:00 GMT (21:00 WIB).
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
喜歡的話,讚賞支持一下
