- NZD/USD melemah ke 0,6053 di tengah penguatan Dolar AS.
- The Fed Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah untuk kelima kalinya berturut-turut pada hari Rabu.
- Berita positif seputar perjanjian perdagangan bebas Tiongkok-Selandia Baru gagal mengangkat Kiwi.
- Keputusan suku bunga Fed pada hari Rabu akan menjadi peristiwa yang diawasi dengan ketat menjelang angka pertumbuhan PDB Selandia Baru pada kuartal keempat.
Pasangan NZD/USD masih berada di bawah tekanan jual selama awal sesi Eropa pada hari ini. Kenaikan Indeks Dolar AS (DXY) ke tertinggi dua minggu di atas 103,80 membebani pasangan NZD/USD. Pasar berada dalam suasana hati-hati menjelang pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) pada hari Rabu. Pasangan ini saat ini diperdagangkan di sekitar 0,6053, turun 0,53% hari ini.
Data perekonomian AS dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan perekonomian AS kuat dan inflasi tetap tinggi. Data tersebut mungkin meyakinkan The Fed untuk menunda penurunan suku bunga, yang akan mengangkat Dolar AS (USD) secara luas. Ketua Fed Jerome Powell mengatakan dia tidak khawatir dengan data inflasi yang tetap berada di atas target bank sentral, karena ukuran inflasi yang disukai The Fed telah dilonggarkan selama setahun terakhir.
Pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunganya tidak berubah untuk kelima kalinya berturut-turut pada akhir pertemuan dua harinya pada hari Rabu. Powell menyatakan bahwa The Fed kemungkinan akan memangkas suku bunga utamanya tahun ini, namun ia ingin melihat lebih banyak bukti bahwa inflasi turun secara berkelanjutan kembali ke target 2%. Pasar keuangan memperkirakan hampir 73% kemungkinan bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada bulan Juli, menurut CME FedWatch Tools.
Mengenai Kiwi , Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengatakan pada hari Selasa bahwa Tiongkok siap bekerja sama dengan Selandia Baru untuk menerapkan versi terbaru dari perjanjian perdagangan bebas Tiongkok-Selandia Baru. Namun, angka positif ini gagal mendorong Dolar Selandia Baru (NZD) yang merupakan proksi Tiongkok.
Ke depan, para pedagang akan mengawasi Survei Konsumen Westpac Selandia Baru untuk kuartal pertama (Q1), yang akan dirilis pada hari Rabu, diikuti oleh Neraca Transaksi Berjalan. Keputusan suku bunga Fed dan konferensi pers akan menjadi sorotan minggu ini. Pada hari Kamis, fokusnya akan beralih ke Produk Domestik Bruto (PDB) Selandia Baru untuk Q4, yang diperkirakan tumbuh 0,1% QoQ.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發