Wall Street mengakhiri sesi dengan nada lebih tinggi menyusul keputusan The Fed. Bank sentral AS mempertahankan suku bunga Federal Funds rate (FFR) pada 5,25%-5,50% dan menyatakan bahwa perekonomian dan pasar tenaga kerja kuat. Proses disinflasi telah berkembang, namun dua pembacaan terakhir dari CPI dan PPI membenarkan retorika The Fed untuk bersabar. Meskipun demikian, pejabat Fed tetap mempertahankan tiga kali penurunan suku bunga pada tahun 2024.
Menyusul data tersebut, imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun AS turun satu setengah basis poin menjadi 4,277%, sementara Greenback terpukul. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai dolar terhadap mata uang lainnya, anjlok 0,42% dan berada di 103,38, berada di bawah rata-rata pergerakan (MA) 200 hari, level support dinamis utama, yang menggambarkan aset pasar keuangan sebagai bullish atau bearish.
Di sisi Australia, jadwalnya menampilkan rilis angka Flash PMI Judo Bank untuk bulan Maret. PMI manufaktur turun dari 47.8 menjadi 46.8, sedangkan PMI Jasa naik dari 53.1 menjadi 53.5. Indeks Gabungan berada pada 52,4, naik dari 52,1.
Pedagang AUD/USD menantikan data lebih lanjut dari Australia, dengan pasar kerja diperkirakan akan menambah 40.000 orang ke dalam angkatan kerja. Hal ini akan menurunkan tingkat pengangguran, dari 4,1% menjadi 4%. Angka yang kuat dapat menunjukkan Reserve Bank of Australia (RBA) harus tetap pada pendiriannya saat ini dan mengabaikan spekulasi penurunan suku bunga pertama pada bulan Agustus.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發