- Harga emas kesulitan untuk mendapatkan daya tarik dan dipengaruhi oleh kombinasi kekuatan yang berbeda.
- Keraguan mengenai apakah The Fed akan menurunkan suku bunganya sebanyak tiga kali pada tahun ini akan mengangkat USD dan membatasi kenaikannya.
- Nada risiko yang lebih lemah, bersama dengan risiko geopolitik, memberikan dukungan kepada komoditas safe-haven.
Harga emas (XAU/USD) menarik beberapa aksi beli-saat-turun selama sesi Asia pada hari Rabu dan, untuk saat ini, tampaknya telah menghentikan pullback hari sebelumnya dari angka psikologis $2.200. Pekan lalu, Federal Reserve (Fed) mengindikasikan bahwa pihaknya masih berada pada jalur yang tepat untuk menurunkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada tahun 2024. Hal ini, bersamaan dengan nada risiko yang lebih lemah di tengah kekhawatiran mengenai risiko geopolitik yang berasal dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan konflik di negara tersebut. Timur Tengah, ternyata menjadi faktor utama yang memberikan dukungan terhadap logam mulia yang dianggap sebagai safe-haven.
Namun, kenaikan harga Emas tampaknya terbatas setelah adanya tindak lanjut pembelian Dolar AS (USD), didukung oleh rilis Pesanan Barang Tahan Lama AS yang lebih baik dari perkiraan pada hari Selasa. Data tersebut memvalidasi pandangan bahwa perekonomian AS berada dalam kondisi yang baik, yang, bersama dengan inflasi yang tinggi, mungkin memaksa Federal Reserve (Fed) untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Prospeknya tetap mendukung peningkatan imbal hasil obligasi Treasury AS dan mengangkat USD lebih dekat ke puncak multi-minggu yang dicapai pada hari Jumat lalu, yang mungkin membatasi kenaikan logam kuning non-yielding.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
