- AUD/USD mengalami penurunan lebih lanjut karena berbagai hambatan.
- Investor menunggu data inflasi Australia dan pertemuan kebijakan Fed.
- The Fed diperkirakan akan membiarkan suku bunga tidak berubah dalam kisaran 5,25%-5,50%.
Pasangan AUD/USD berkonsolidasi dalam kisaran ketat di dekat 0,6550 pada sesi Eropa hari Senin. Prospek jangka pendek aset Australia tetap rentan karena harga bijih besi yang lemah telah melemahkan daya tarik Dolar Australia (AUD).
Harga bijih besi yang lebih rendah berdampak negatif pada arus masuk asing ke Australia karena negara itu memenuhi lebih dari 50% permintaan globalnya. Harga logam dasar itu anjlok baru-baru ini karena prospek permintaannya yang lemah, dengan ekonomi Tiongkok yang sedang mengalami fase sulit di tengah kondisi permintaan yang buruk. Kurangnya pengumuman stimulus besar-besaran dalam hasil Sidang Pleno Ketiga Tiongkok dan keputusan pemotongan suku bunga yang tidak terduga oleh Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) menimbulkan kekhawatiran atas prospek ekonomi Tiongkok. Selain itu, Tiongkok dan Australia adalah mitra dagang yang dekat.
Di dalam negeri, Dolar Australia akan dipengaruhi oleh data Indeks Harga Konsumen (IHK) bulanan dan Q2, yang akan dipublikasikan pada hari Rabu. Pada kuartal kedua, tekanan harga diperkirakan telah tumbuh stabil sebesar 1%. Secara tahunan, IHK Q2 diperkirakan telah meningkat menjadi 3,8% dari rilis sebelumnya sebesar 3,6%. Hal ini akan meningkatkan ekspektasi pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh Reserve Bank of Australia (RBA).
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
