- Harga emas secara bertahap turun mendekati $2.440 pada jam perdagangan Eropa hari Kamis. Namun, prospek jangka pendeknya tetap kuat karena berbagai faktor pendorong. Selain ekspektasi kuat bahwa Fed akan mulai menurunkan suku bunga pinjaman utamanya mulai September, risiko kenaikan akibat meluasnya konflik Timur Tengah telah meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe haven.
- Iran berjanji akan membalas dendam atas terbunuhnya pemimpin Hamas Ismail Haniyeh oleh serangan udara Israel di Teheran, dengan menyatakan bahwa Israel akan "membayar harga yang mahal". Hal ini telah memicu risiko perang habis-habisan di Timur Tengah. Secara historis, investor melihat investasi pada logam mulia sebagai taruhan yang aman di tengah ketegangan geopolitik.
- Pada sesi Kamis, investor akan fokus pada laporan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM Amerika Serikat (AS) untuk bulan Juli, yang akan dipublikasikan pada pukul 14:00 GMT. Laporan PMI diharapkan menunjukkan bahwa aktivitas di sektor manufaktur membaik, naik menjadi 48,8 dari angka bulan Juni sebesar 48,5, tetapi tetap mengalami kontraksi. Angka di bawah ambang batas 50,0 dianggap sebagai kontraksi dalam aktivitas pabrik.
- Pada periode yang sama, indeks Harga Manufaktur yang Dibayar diperkirakan tumbuh lebih lambat, yaitu 51,8 dari rilis sebelumnya sebesar 52,1. Indeks Harga yang Dibayar merupakan ukuran utama perubahan harga input. Pertumbuhan yang lebih lambat dalam indeks ini meningkatkan ekspektasi akan meredanya tekanan inflasi.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
喜歡的話,讚賞支持一下
