- Harga emas menarik beberapa penjual di sesi Asia awal hari Selasa.
- Meningkatnya taruhan pemotongan suku bunga AS tahun ini dan meningkatnya konflik geopolitik mungkin akan membatasi penurunan Emas.
- Investor akan mencermati data Keyakinan Konsumen dan Indeks Harga Perumahan dari Bank Sentral AS yang akan dirilis pada hari Selasa.
Harga Emas (XAU/USD) diperdagangkan di wilayah negatif di tengah pemulihan Dolar AS (USD) yang moderat pada hari Selasa. Meskipun demikian, sinyal dari Ketua Federal Reserve (Fed) AS Jerome Powell di Jackson Hole untuk mulai memangkas suku bunga kemungkinan akan mendukung logam mulia tersebut. Suku bunga yang lebih rendah umumnya positif untuk emas karena mengurangi biaya peluang untuk memegang aset yang tidak membayar bunga. Lebih jauh, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dapat semakin meningkatkan Emas, aset safe haven tradisional.
Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) menghentikan pembelian emas pada bulan Juli, menandai bulan ketiga berturut-turut tidak memperoleh cadangan. Para pedagang akan mencermati data bulan Agustus untuk dorongan baru. Kekhawatiran tentang ekonomi yang lesu dan permintaan logam mulia di Tiongkok dapat menyeret harga emas turun karena Tiongkok adalah produsen dan konsumen emas terbesar di dunia.
Kepercayaan Konsumen dari US Conference Board untuk bulan Agustus dan Indeks Harga Perumahan untuk bulan Juni akan dirilis pada hari Selasa. Akhir minggu ini, data awal Produk Domestik Bruto (PDB) AS Tahunan untuk kuartal kedua dan Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) - Indeks Harga akan menjadi sorotan.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
