- Token Kecerdasan Buatan mengalami penurunan besar yang dipicu oleh kerugian saham Nvidia yang besar.
- Nvidia menerima panggilan pengadilan dari Departemen Kehakiman (DOJ) untuk penyelidikan antimonopoli.
- TAO, ASI dan RENDER mengalami penurunan tertinggi dalam 24 jam terakhir.
Mata uang kripto berbasis Kecerdasan Buatan (AI) mengalami penurunan pada sesi perdagangan Asia pada hari Rabu, menyusul laporan Nvidia (NVDA) yang kehilangan $280 miliar dari kapitalisasi pasarnya. Penurunan tersebut mungkin disebabkan oleh panggilan pengadilan yang dikeluarkan untuk raksasa manufaktur chip Nvidia dari Departemen Kehakiman AS (DoJ).
Token AI turun karena NVDA bisa turun lebih jauh karena kasus antimonopoli yang membayangi
Sektor kripto AI umum menyaksikan penurunan tajam pada hari Rabu, mengalami penurunan 10% dan eksodus kapitalisasi pasar sebesar $280 miliar pada saham Nvidia.
Penurunan tajam pada NVDA mungkin disebabkan oleh panggilan pengadilan DoJ kepada Nvidia terkait penyelidikan antimonopoli. Produsen chip AI tersebut masuk dalam daftar perusahaan yang diawasi pemerintah AS, karena penyelidikan tersebut mungkin menjadi ketakutan besar bagi para investor.
Investigasi antimonopoli adalah investigasi yang dilakukan oleh otoritas pemerintah untuk menegakkan hukum antimonopoli. Pemerintah memberlakukan hukum ini untuk mengatur perilaku organisasi dan mencegah monopoli yang tidak dapat dibenarkan.
Beberapa token AI menguat pada hari Senin menyusul kesepakatan kemitraan dan pemulihan pasar secara umum. Namun, hubungan dekat kategori token dengan NVDA telah memicu kerugian dalam sektor tersebut.
Menurut sebuah posting oleh The Kobeissi Letter on X, DoJ sedang mencari bukti terhadap Nvidia dan beberapa produsen chip AI lainnya. Dengan Nvidia yang saat ini menguasai sekitar 90% dari pasar AI secara umum, hal ini dapat berdampak negatif pada pasar kripto AI.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
