- IHK Utama Zona Euro naik 2,2% YoY pada bulan Agustus, sesuai dengan ekspektasi tetapi membatasi pemulihan Euro.
- Pejabat ECB Francois Villeroy mengisyaratkan potensi penurunan suku bunga, sementara Joachim Nael dari Bundesbank memperingatkan inflasi belum mencapai tingkat target.
- Keputusan kebijakan BoJ semakin dekat, dengan kekhawatiran mengenai kekuatan Yen yang berpotensi mengurangi peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Euro melemah terhadap Yen Jepang pada awal perdagangan selama sesi Amerika Utara, turun sebesar 0,29%, setelah inflasi Zona Euro (UE) mendekati target 2% Bank Sentral Eropa (ECB). EUR/JPY diperdagangkan pada 157,74 setelah mencapai level tertinggi 158,25.
EUR/JPY turun karena komentar dovish ECB, karena pedagang mengamati keputusan kebijakan BoJ
Eurostat mengungkapkan bahwa Indeks Harga Konsumen yang Diharmonisasikan (HICP) naik sebesar 2,2% YoY pada bulan Agustus, sesuai perkiraan dan sesuai dengan pembacaan bulan sebelumnya. Data tersebut mendukung EUR/JPY, yang diperdagangkan mendekati level terendah harian di 157,04.
Pemulihan Euro dibatasi oleh komentar dovish pejabat ECB Francois Villeroy, yang menegaskan kembali bahwa ECB kemungkinan akan terus menurunkan biaya pinjaman.
Sebaliknya, Presiden Bundesbank dan anggota ECB Joachim Nael menyatakan, “Inflasi saat ini belum berada pada posisi yang kita inginkan,” menolak kemungkinan penurunan suku bunga pada bulan Oktober.
Bank of Japan akan menyelenggarakan keputusan kebijakan moneternya pada hari Jumat. Meskipun pejabat BoJ cenderung bersikap agresif, beberapa anggota telah mulai waspada terhadap kenaikan Yen, yang dapat menghambat peluang BoJ untuk melakukan kenaikan lebih lanjut, karena mata uang yang lebih kuat akan menurunkan biaya impor dan memperlambat inflasi.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
