- EUR/USD tetap tertekan karena Dolar AS (USD) menguat setelah rilis data awal gabungan PMI Global S&P Amerika Serikat (AS) untuk bulan September. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, berupaya untuk diperdagangkan dengan percaya diri di atas 101,00.
- PMI Gabungan Global S&P AS sedikit lebih rendah di angka 54,4 dari pembacaan akhir 54,6 pada bulan Agustus karena aktivitas di sektor manufaktur secara tak terduga menurun lebih jauh. PMI Jasa Global S&P AS tumbuh lebih cepat dari perkiraan di angka 55,4 tetapi sedikit lebih rendah dari pembacaan sebelumnya di angka 55,7. Lembaga tersebut mencatat bahwa "Sentimen bisnis, permintaan, perekrutan, dan investasi sedang diredam oleh ketidakpastian seputar Pemilihan Presiden, yang membayangi prospek tahun depan di banyak perusahaan."
- Ke depannya, prospek Dolar AS bisa tetap tidak pasti karena para pedagang bertaruh mendukung pemangkasan suku bunga lebih besar dari Federal Reserve (Fed) dalam pertemuan November. Pelaku pasar keuangan memperkirakan bahwa Fed akan memilih pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) untuk kedua kalinya berturut-turut dalam pertemuan November di tengah meningkatnya kekhawatiran atas memburuknya pertumbuhan lapangan kerja.
- “Federal Reserve akan memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin pada bulan November, sebuah keputusan yang sebagian besar akan bergantung pada data yang masuk, terutama laporan pekerjaan bulanan berikutnya,” menurut para ahli strategi dari Citi.
- Terkait data ekonomi, investor akan fokus pada Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) untuk bulan Agustus, yang akan dipublikasikan pada hari Jumat. Tanda-tanda tekanan harga yang terus berlanjut akan membebani ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga Fed sebesar 50 bps. Sebaliknya, angka yang lemah akan mendorong hal yang sama.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
喜歡的話,讚賞支持一下
