- Harga emas naik ke puncak tertinggi sepanjang masa pada hari Kamis di tengah ekspektasi Fed yang dovish.
- USD merana mendekati level terendah YTD dan mengabaikan data AS yang optimis pada hari Kamis.
- Sentimen pasar yang optimis membatasi XAU/USD menjelang Indeks Harga PCE AS yang utama.
Harga emas (XAU/USD) memperpanjang rekornya untuk hari kelima berturut-turut pada hari Kamis di tengah munculnya penjualan Dolar AS (USD) yang baru. Terlepas dari kenyataan bahwa beberapa pejabat Federal Reserve (Fed) minggu ini mencoba untuk menolak taruhan untuk pelonggaran kebijakan yang lebih agresif, pasar masih memperkirakan peluang yang lebih besar untuk pemangkasan suku bunga besar-besaran lainnya pada bulan November. Hal ini membayangi data makro AS yang lebih baik dari yang diharapkan dan sangat membebani dolar, yang menguntungkan logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.
Selain itu, ketegangan geopolitik yang terus-menerus yang berasal dari konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah terus mendorong arus masuk aset safe haven dan menjadi faktor lain yang bertindak sebagai pendorong harga Emas. Meski demikian, sentimen risk-on yang berlaku di seluruh pasar ekuitas global – didukung oleh langkah-langkah stimulus Tiongkok – membatasi kenaikan lebih lanjut untuk XAU/USD . Investor juga tampak enggan dan lebih memilih untuk menunggu di sela-sela menjelang rilis Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS pada hari Jumat.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
