- NZD/USD kesulitan untuk menarik pembeli di tengah sentimen bullish yang melandasi USD.
- Taruhan untuk pemangkasan suku bunga Fed yang lebih kecil dan peningkatan imbal hasil obligasi AS terus mendorong penguatan dolar.
- Nada risiko yang lebih lemah juga melemahkan permintaan terhadap Kiwi di tengah ekspektasi RBNZ yang dovish.
Pasangan mata uang NZD/USD gagal memanfaatkan pemulihan moderat hari sebelumnya dan bergerak naik turun antara kenaikan lemah/penurunan minor sepanjang sesi Asia pada hari Rabu. Harga spot saat ini diperdagangkan di sekitar wilayah 0,6035-0,6040 dan tetap mendekati level terendah satu bulan yang dicapai pada hari Selasa di tengah menguatnya Dolar AS (USD).
Indeks USD (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, melanjutkan tren naik bulanannya dan naik ke level tertinggi sejak awal Agustus menyusul spekulasi pelonggaran kebijakan yang kurang agresif oleh Federal Reserve (Fed). Bahkan, pasar telah sepenuhnya memperhitungkan kemungkinan pemangkasan suku bunga Fed pada bulan November karena data makro AS baru-baru ini menunjukkan bahwa ekonomi tetap kuat.
Selain itu, dorongan untuk menghindari risiko, risiko geopolitik yang terus-menerus yang berasal dari konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, dan ketidakpastian politik AS ternyata menjadi faktor lain yang menopang dolar sebagai aset safe haven. Dolar Selandia Baru (NZD), di sisi lain, tertekan oleh ekspektasi bahwa Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) akan memangkas suku bunga secara agresif. Hal ini semakin berkontribusi untuk membatasi pasangan NZD/USD.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發