- Harga perak naik mendekati $33,00 saat para pedagang bersiap menghadapi pertarungan sengit antara Trump dan Harris.
- Imbal hasil obligasi AS yang lebih rendah telah mendorong pemulihan yang kuat dalam harga Perak.
- The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 bps pada hari Kamis.
Harga perak (XAG/USD) melonjak mendekati $33,00 pada sesi Amerika Utara hari Senin. Logam putih tersebut menguat seiring penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS, dengan investor menjadi cemas menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) pada hari Selasa.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun anjlok hingga mendekati 4,27%. Imbal hasil yang lebih rendah pada aset berbunga mengurangi biaya peluang untuk memiliki investasi pada aset yang tidak memberikan imbal hasil, seperti Perak. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, merosot hingga mendekati 10,70, level terendah yang terlihat dalam dua minggu.
Ketidakpastian atas pemilu AS semakin dalam setelah jajak pendapat Des Moines Register/Mediacom Iowa, yang menunjukkan Wakil Presiden saat ini Kamala Harris unggul tiga poin atas Trump di negara bagian tersebut, Reuters melaporkan. Hal ini tampak sebagai perubahan besar dalam ekspektasi pasar, yang mengarah pada kemenangan Trump.
Minggu ini , investor harus bersiap menghadapi volatilitas lebih lanjut yang akan muncul dari kebijakan moneter Federal Reserve (Fed), yang akan diumumkan pada hari Kamis. Menurut alat CME FedWatch, bank sentral secara luas diantisipasi akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,50%-4,75%. Ini akan menjadi pemangkasan suku bunga kedua oleh Fed secara berturut-turut, namun, lajunya akan lebih lambat karena para pembuat kebijakan telah memberikan suara untuk pemangkasan suku bunga yang lebih besar sebesar 50 bps pada bulan September.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發