- Yen Jepang menguat karena Dolar AS terdepresiasi menjelang hasil pemilu AS pada hari Selasa.
- Likuiditas JPY diperkirakan terbatas karena pasar Jepang tutup untuk Hari Olahraga pada hari Senin.
- Dolar AS terdepresiasi karena rilis Nonfarm Payrolls yang lebih lemah menjelang keputusan Fed akhir minggu ini.
Yen Jepang (JPY) menguat pada hari Senin seiring dengan melemahnya Dolar AS (USD), yang mungkin disebabkan oleh meningkatnya ketidakpastian seputar pemilihan presiden AS pada hari Selasa. Namun, likuiditas JPY agak terbatas karena penutupan pasar Jepang untuk Hari Olahraga, yang mencegah perdagangan fisik Obligasi Pemerintah AS.
JPY mungkin melemah di masa mendatang karena meningkatnya ketidakpastian kebijakan politik dan moneter menyusul kemenangan mayoritas parlemen minggu lalu oleh koalisi Partai Demokrat Liberal (LDP), yang telah menciptakan kebingungan mengenai arah kebijakan Bank Jepang (BOJ).
Namun, Gubernur BoJ Kazuo Ueda mencatat dalam pengarahan pasca-pertemuan Kamis lalu bahwa risiko ekonomi di AS tampaknya menurun, yang mengindikasikan bahwa hal ini dapat membuka jalan bagi potensi kenaikan suku bunga. Sementara itu, Bank of Japan memutuskan untuk mempertahankan suku bunga kebijakannya pada 0,25%, sebuah langkah yang telah diperkirakan secara luas.
Data Nonfarm Payrolls (NFP) yang lebih lemah dari perkiraan untuk bulan Oktober mungkin telah berkontribusi terhadap penurunan Dolar AS menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed) akhir minggu ini . Menurut CME FedWatch Tool, ada kemungkinan 99,6% bahwa Fed akan menerapkan pemotongan suku bunga seperempat poin pada bulan November.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發