- Biro Statistik Jepang melaporkan pada hari Jumat bahwa indeks harga konsumen (IHK) Tokyo melonjak 2,6% tahun-ke-tahun pada bulan November dibandingkan dengan 1,8% pada bulan sebelumnya.
- Sementara itu, CPI inti, yang mengecualikan bahan makanan segar yang mudah berubah, naik 2,2% YoY dan pengukur yang mengecualikan biaya energi dan makanan segar juga naik sebesar 2,2% selama bulan yang dilaporkan.
- Laporan terpisah menunjukkan Tingkat Pengangguran Jepang naik sedikit sesuai perkiraan, menjadi 2,5% pada bulan Oktober dan Penjualan Ritel tumbuh 1,6% YoY dibandingkan dengan 0,5% pada bulan September dan perkiraan 2,2%.
- Selain itu, Produksi Industri Jepang mencatat pertumbuhan kuat sebesar 3% pada bulan Oktober dibandingkan dengan 1,6% pada bulan sebelumnya, meskipun angka tersebut lebih rendah dari kenaikan 3,9% yang diantisipasi.
- Meskipun demikian, angka inflasi yang lebih kuat terus memicu spekulasi bahwa Bank Jepang (BoJ) akan menaikkan suku bunga lagi pada pertemuan kebijakan moneter berikutnya pada bulan Desember.
- Ditambah lagi, kekhawatiran bahwa tarif perdagangan Presiden terpilih AS Donald Trump akan memengaruhi ekonomi global dan perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan membebani sentimen pasar.
- Para investor obligasi AS menyambut gembira pencalonan Scott Bessent, yang dipandang sebagai seorang konservatif fiskal dan kemungkinan ingin mengendalikan defisit AS, sebagai Menteri Keuangan AS.
- Hal ini membuat imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun acuan dan Dolar AS tertekan mendekati level terendah dalam dua minggu, yang terlihat memberikan tekanan tambahan pada pasangan USD/JPY.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
喜歡的話,讚賞支持一下

暫無評論,立馬搶沙發