
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,38% atau 30,45 poin ke level 8.071,11 pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat (26/9/2025).
Sebanyak 308 saham menguat, 326 melemah, dan 160 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp11,58 triliun dengan volume perdagangan 23,56 miliar saham dalam 1,25 juta kali transaksi.
Mayoritas sektor mencatatkan kenaikan, dipimpin sektor konsumer primer dan barang baku, sementara energi dan finansial justru melemah. Saham MBMA, ASII, dan BREN menjadi motor penggerak indeks, sedangkan DSSA, BBRI, dan SMMA menekan laju IHSG.
Dari regional, bursa Asia-Pasifik bergerak variatif. Nikkei 225 Jepang turun 0,34%, Kospi Korea Selatan merosot 1,11%, sedangkan S&P/ASX 200 Australia bergerak mendatar. Kontrak berjangka Hang Seng juga terkoreksi ke 26.372.
Pasar domestik sebelumnya sempat terpukul oleh pelemahan rupiah dan aksi jual asing, menegaskan tekanan global dan arus modal keluar yang masih membayangi. Hari ini, perhatian investor tertuju pada data inflasi AS (PCE) yang akan menjadi penentu arah kebijakan moneter global.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發