Aceh Siapkan 300 Hektare Lahan Peternakan untuk Investor Asal China

avatar
· 閱讀量 145

Pemerintah Aceh melalui BUMD PT Pembangunan Aceh (PEMA) resmi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) di sektor pertanian dengan perusahaan asal China, Zhongke Holding Green Technology Co. Ltd, untuk kerja sama dalam bidang peternakan.

Penandatanganan MoU ini dilakukan dalam acara ASEAN–China Cooperation and Development Conference on Food and Agriculture, yang merupakan bagian dari The 4th “Belt and Road” International Agricultural Cooperation Expo di Zhengzhou, China, pada Senin (13/10).


Konferensi ini dihadiri oleh perwakilan seluruh negara ASEAN, termasuk Vietnam, Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Kamboja, Myanmar, Filipina, Laos, dan Indonesia.

Indonesia diwakili oleh Provinsi Aceh, yang dipimpin langsung oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) bersama Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur.


Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah pengembangan peternakan ayam di wilayah Aceh.

Untuk mendukung proyek tersebut, PEMA telah menyiapkan lahan seluas 300 hektare yang berlokasi di Kabupaten Aceh Besar.


Mawardi Nur menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat mendorong kemajuan sektor pertanian dan peternakan di Aceh agar lebih berdaya saing serta menarik lebih banyak investasi, baik nasional maupun internasional.


“Kami memohon dukungan masyarakat agar PEMA terus berkembang dan mampu berkontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah. Kami berkomitmen untuk bekerja profesional agar semua program berjalan sesuai harapan,” ujar Mawardi, dikutip dari Antara, Selasa (14/10).

Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menegaskan bahwa Aceh terbuka terhadap investasi asing. Menurutnya, provinsi ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan sikap ramah terhadap negara mitra.


Ia menambahkan bahwa konferensi tersebut bukan sekadar ajang diskusi, tetapi langkah nyata dalam membangun kemitraan ekonomi yang saling menguntungkan.

“Kemitraan ini merupakan strategi penting untuk membuka akses ke pasar ASEAN yang lebih luas bagi mitra dari Tiongkok maupun negara lain,” ujar Mualem.

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0

暫無評論,立馬搶沙發

  • tradingContest