
Gubernur Bank of Japan, Kazuo Ueda mengatakan pada hari Kamis bahwa terdapat ketidakpastian mengenai seberapa jauh bank sentral dapat menaikkan suku bunga karena sulitnya memperkirakan suku bunga netral negara tersebut. "Sayangnya, suku bunga netral adalah sebuah konsep yang hanya dapat kami perkirakan dengan rentang yang cukup luas," ujar Ueda kepada parlemen.
"Kami terus berupaya untuk mempersempit rentang perkiraan. Jika berhasil, kami ingin mengungkapkan temuan kami," ujarnya. Untuk saat ini, BoJ harus memandu kebijakan moneter tanpa kejelasan mengenai di mana tepatnya suku bunga netral berada, ujarnya. "Oleh karena itu, terdapat ketidakpastian mengenai seberapa jauh kami harus menaikkan suku bunga," tambah Ueda.
Bank-bank sentral menggunakan suku bunga netral, atau suku bunga yang tidak merangsang maupun mendinginkan pertumbuhan, sebagai patokan dalam menetapkan kebijakan moneter. Namun, suku bunga netral tidak dapat diamati secara langsung dan sulit diperkirakan karena faktor-faktor yang memengaruhinya, seperti produktivitas, berubah seiring waktu.
BoJ telah menghasilkan estimasi yang menunjukkan bahwa suku bunga netral nominal Jepang berada di kisaran 1% hingga 2,5%. Bank sentral saat ini menetapkan suku bunga kebijakan jangka pendeknya di 0,5%. Pada hari Senin, Ueda mengatakan BoJ akan mempertimbangkan "pro dan kontra" kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan berikutnya, yang menandakan peluang kuat kenaikan menjadi 0,75% akhir bulan ini.(Reuters)
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發