Rupiah Melemah ke Rp16.928 Usai Libur Lebaran, Tertekan Sentimen Global

avatar
· 閱讀量 1,121

Rupiah Melemah ke Rp16.928 Usai Libur Lebaran, Tertekan Sentimen Global

Setelah libur Lebaran, rupiah langsung dibuka melemah pada perdagangan Rabu (25/3) pagi. Mata uang Indonesia berada di level Rp16.928 per dolar AS, turun sekitar 30 poin atau 0,18 persen dibandingkan sebelumnya.

Pelemahan ini menunjukkan tekanan terhadap rupiah masih belum mereda, terutama dari faktor eksternal.

Pergerakan Mata Uang Asia Beragam

Di kawasan Asia, pergerakan mata uang terlihat campuran.

Beberapa mata uang menguat, seperti:

  • Yuan China naik sekitar 0,11 persen
  • Dolar Hong Kong menguat 0,02 persen
  • Won Korea Selatan naik cukup kuat di 0,41 persen

Namun di sisi lain:

  • Yen Jepang melemah sekitar 0,03 persen
  • Dolar Singapura cenderung stabil

Mata Uang Global Cenderung Sideways

Untuk mata uang negara maju, pergerakannya relatif datar.

  • Euro dan poundsterling terlihat stagnan
  • Franc Swiss melemah tipis sekitar 0,03 persen
  • Dolar Kanada turun sekitar 0,04 persen
  • Sementara Dolar Australia justru menguat 0,27 persen

Dolar AS Masih Jadi Pilihan Aman

Menurut Presiden Direktur Doo Financial Futures, Ariston Tjendra, tekanan terhadap rupiah masih datang dari situasi global, terutama konflik di Timur Tengah. Dalam kondisi ketidakpastian seperti sekarang, investor cenderung beralih ke dolar AS sebagai aset safe haven.

Hal ini membuat permintaan dolar meningkat dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Harga Minyak Jadi Beban Tambahan

Selain faktor geopolitik, kenaikan harga minyak juga ikut memberi tekanan. Sebagai negara yang masih bergantung pada impor energi, Indonesia membutuhkan lebih banyak dolar AS untuk membeli minyak ketika harganya naik. Akibatnya, permintaan dolar meningkat dan rupiah jadi semakin tertekan.

Kesimpulan Singkat

  • Rupiah masih dalam tekanan setelah libur panjang
  • Sentimen global (perang & minyak) jadi faktor utama
  • Dolar AS tetap dominan sebagai safe haven

👉 Selama dua faktor ini belum reda, pergerakan rupiah kemungkinan masih akan fluktuatif dan cenderung tertekan.

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 2
avatar
Huftt perang perang deui
avatar
Udahan atuh mau trading ge susah

-THE END-

  • tradingContest