
EUR/USD bertahan setelah mencatatkan penurunan tipis pada hari sebelumnya, diperdagangkan di sekitar 1,1560 selama perdagangan sesi Asia pada hari Kamis. Pasangan mata uang ini mempertahankan posisinya saat Dolar AS (USD) stabil di tengah laporan yang mengindikasikan bahwa Amerika Serikat secara aktif mengejar keterlibatan diplomatik dengan Iran untuk meredakan konflik yang sedang berlangsung. Laporan terbaru mengindikasikan bahwa upaya diplomatik semakin mendapat perhatian, dengan diskusi yang berfokus pada pelaksanaan gencatan senjata selama satu bulan untuk menciptakan ruang bagi negosiasi formal antara Washington dan Tehran. Pemerintahan Trump dilaporkan telah mengajukan proposal perdamaian 15 poin kepada Iran yang bertujuan mengakhiri permusuhan di Timur Tengah. Beberapa sumber menyebutkan bahwa AS mengusulkan gencatan senjata temporer untuk memfasilitasi dialog, dengan rencana tersebut disampaikan melalui Pakistan, yang semakin memainkan peran sentral sebagai mediator.
Para pejabat senior Iran sedang meninjau proposal AS namun telah mengindikasikan tidak ada kesediaan untuk berunding dengan Washington. Namun, Tehran memberi sinyal akan menolak tawaran gencatan senjata AS, dan sebaliknya mengajukan rencana lima poin yang mencakup kontrol kedaulatan atas Selat Hormuz. Pengambil kebijakan ECB, Olaf Sleijpen, memperingatkan bahwa kenaikan harga energi dapat mempercepat inflasi yang lebih luas dibandingkan krisis energi 2022. Sleijpen mencatat bahwa meskipun para pengambil kebijakan tidak dapat mengendalikan harga minyak dan gas secara langsung, mereka siap merespons jika efek inflasi putaran kedua menjadi nyata, dengan kejelasan lebih lanjut diprakirakan dalam beberapa bulan mendatang.
Sumber : fxstreet.com
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
