
Pasangan mata uang USD/JPY diperdagangkan datar di dekat 159,65 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Senin. Pasangan mata uang ini stabil saat para trader terus menilai perkembangan seputar konflik AS-Iran. Laporan Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Jasa ISM AS untuk bulan Maret akan menjadi sorotan nanti pada hari Senin. Presiden AS, Donald Trump, pada hari Minggu mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik Iran mulai hari Selasa dan membawa "Neraka" ke negara tersebut setelah pasukan AS menyelamatkan seorang penerbang dari Iran lebih dari sehari setelah jet tempurnya ditembak jatuh.
Iran menolak ultimatum terbaru Trump untuk membuka kembali Selat Hormuz, menambahkan bahwa negara tersebut akan membalas serangan terhadap infrastruktur mereka dan menargetkan infrastruktur serupa milik AS atau yang terkait. Ketidakpastian seputar gencatan senjata AS-Iran dan ketegangan yang terus berlanjut di Timur Tengah dapat mengangkat Greenback dalam waktu dekat. Di sisi lain, kekhawatiran bahwa otoritas Jepang akan turun tangan untuk mendukung mata uang domestik mungkin mendukung JPY dan bertindak sebagai hambatan bagi pasangan mata uang ini. Diplomat mata uang utama Jepang, Atsushi Mimura, mengatakan pekan lalu bahwa para pejabat mungkin perlu mengambil langkah "tegas" jika pergerakan spekulatif terus berlanjut di pasar mata uang.
Sumber : fxstreet.com
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

-THE END-