Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak mentah turun di awal sesi perdagangan Jumat (3/9/2021), dibayangi negara-negara anggota OPEC+ yang tetap menambah pasokan di tengah tingkat permintaan minyak mentah yang belum menguat.
Berdasarkan data Bloomberg, Jumat (3/9/2021) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) tercatat turun 0,26 poin atau 0,37 persen ke US$69,73 per barel. Sementara itu, harga minyak Brent mengalami penurunan 0,1 poin atau 0,14 persen ke US$72,93 per barel.
Tim Riset Monex Investindo Futures (MIFX) mengatakan, OPEC+ memutuskan masih akan meningkatkan produksi minyak secara bertahap, sesuai kesepakatan pertemuan pada Juli lalu.
“Hal ini menjadi beban bagi harga minyak mentah,” tulisnya dalam riset harian.
Sementara, belum ada fundamental pendukung untuk membuat harga minyak kembali hijau hari ini. Namun, pergerakan dolar AS diperkirakan dapat menjadi sentimen bagi harga minyak.
Tim riset MIFX memperkirakan harga minyak jika naik ke atas level US$70 per barel, berpeluang dibeli menguji kisaran US$70.60 - US$71.00 per barel.
Sementara, jika turun ke bawah level US$69,25, harga minyak berpeluang menguji kisaran US$67,80 - US$68,75 per barel.
作者:Mutiara Nabila,文章來源bisnis,版權歸原作者所有,如有侵權請聯繫本人刪除。
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發